Jumat, 28 Januari 2011

DIALOG IMAM ABU HANIFAH DENGAN ATHEIS

Dialog
Atheis : Pada tahun berapakah Rabbmu dilahirkan?

mengenal salafi haroki dan yamani dan lainnya

Mengenal wahabi
MENGENAL PAHAM SALAFY / WAHABI (BERDAKWAH BUKAN MENGHAKIMI)

masalah tanda hitam di dahi

Hitam di Dahi Tanda Niat Tidak Suci
Published: 10 Agustus 2009

Tanya:
“Bagaimana cara menyamarkan/menghilangkan noda hitam di kening/di jidat karena sewaktu sujud dalam shalat terlalu menghujam sehingga ada bekas warna hitam?”
0281764xxxx

Senin, 24 Januari 2011

memahami ahl bait

Fei Muhammad Asysyafi'ie
Memandang ahlulbait dan keturunan Rasulallah saw. sebagai orang-orang yang mulia sama sekali tidak mengurangi makna atau arti firman Allah swt. dalam surat Al-Hujurat : 13 berikut ini:

ijazah

اجازة الدعاء سيدنا الفقيه المقدم بسيد الشريف سيف علوى ابن محمد ابن محمد علي ابن احمد زكريا با علوى الحسيني

بسم الله الرحمن الرحيم. اَللّهُمَّ انْـقُلْنَا وَالْمُسْلِمِيْنَ مِنَ الشَّقَاوَةِ اِلَى السَّعَادَةِ, وَمِنَ النَّارِ اِلَى اْلجَنَّةِ, وَمِنَ اْلعَذَابِ اِلَى الَّرحْمَةِ, وَمِنَ الُّذُنُوْبِ اِلَى الْمَغْفِـرَةِ,وَمِنَ الاسَاءَةِ اِلَى الاحْسَانِ,وَمِنَ الخَوْفِ اِلَى الامَانِ, وَمِنَ اْلفَـقْـرِ اِلىَ اْلغِنَى, وَمِنَ الذُّلِّ اِلَى اْلعِزِّ, وَمِنَ الاهَانَةِ اِلَى الرَّحْمَةِ,وَمِنَ الضَّيْقِ اِلَى السَّعَةِ,وَمِنَ الشَّرِّ اِلَى اْلخَيْرِ,وَمِنَ اْلعُسْرِ اِلَى اْليُسْرِ,وَمِنَ الادْبَارِ اِلَى اْلِإقْبَالِ,وَمِنَ السُّقْمِ اِلَى الصِّحَّةِ,وَمِنَ السُّخْطِ اِلَى الِّرضَى,وَمِنَ الْغَفْلَةِ اِلَى الْعِبَادَةِ,وَمِنَ اْلفَتْرَةِ اِلَى اْلِإجْتِهَادِ,ومِنَ اْلخِذْلَانِ اِلَى الّتَوْفِيْق, وَمِنَ اْلبِدْعَةِ اِلَى السُّنَّةِ,وَمِنَ اْلجَوْرِ اِلَى اْلعَدْلِ, اَللّهُمَّ اَعِنَّا عَـلَى دِيْنِ اْلِإسْلَامِ بِالّدُنْيَا وَعَلَى الّدُنْيَا بِالتَّقْوَى وَعَلَى التَّقْوَى بِاْلعَمَلِ وَعَلَى اْلعَمَلِ بِالتَّوْفِيْقِ وَعَلَى جَمِيْعِ ذلِكَ بِلُطْفِكَ اْلمُفْضِى اِلَى رِضَاكَ اْلمُنْهِي اِلَى جَنَّتِكَ اْلمَصْحُوْبِ,ذلِكَ بِالنَّظَرِ اِلَى وَجْهِكَ اْلكَرِيْمِ,(يَا اَلله,يَا اَلله,يَا اَلله),(يَا رَبَّاهُ يَا رَبَّاهُ يَا رَبَّاهُ),(يَا غَوْثَاهُ يَا غَوْثَاهُ يَا غَوْثَاهُ), يَا اَكْرَمَ اْلَأكْرَمِيْنَ يَا رَحْمنُ يَا رَحِيْمُ, يَاذَالجَلَالِ وَاْلِإكْرَامِ, يَا ذَااْلمَوَاهِبِ اْلعِظَامِ, اَسْتَغْفِرُاللهَ اْلعَظِيْمِ الّذِىْ لآ اِلهَ اِلَّا هُوَ اْلحَيُّ اْلقَيُّوْمُ وَاَتُوْبُ اِلَيْهِ, اَللّهُمَّ اِنِّى اَسْاَلُكَ التَّوْفِيْقَ لِمَحَــابِّكَ مِنَ اْلأَعْمَالِ وَصِدْقَ التَّوَكُّلِ عَلَيْكَ وَحُسْنَ الظَّنِّ بِكَ وَاْلغُنْيَةَ عَمَّنْ سِوَاكَ, اِلــهِى يَا لَطِيْفُ يَا رَزَّاقُ يَا وَدُوْدُ يَا قَوِيُّ يَا مَتِيْنُ, اَسْأَ لُكَ تَأَهُّـلًا بِكَ وَاسْتِغْرَاقًا فِيْكَ وَلُطْفًا شَامِلًا مِنْ لَدُنْكَ وَرِزْقًا وَاسِعًا هَنِيْأً مَرِيْأً وَسِنًّا طَوِيْلًا وَعَمَلًا صَالحِاً فِى اْلِإيْمَانِ وَاْليَقِيْنِ وَمُلَازَمَةً فِى اْلحَقِّ وَالدِّيْنِ وَعِزًّا وَشَرَفًا يَـبْقَى وَيَـتَأَ بَّدُ لَا يَشُوْبُهُ تَكَبُّرٌ وَلَا عُـتُوٌّ وَلَا فَسَادٌ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ,وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى الِه وَصَحْبِهِ وَسَلَّمْ.

اَلْفَاتِحَةَ اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ اْلمُصْطَفَى رَسُوْلِ اللهِ مُحَمَّدِ ابْنِ عَبْدِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلهِ وَسَلَّمَ وَاِلَى حَضْرَةِ اْلِإمَاِم سَيِّدِنَا اْلفَقِيْهِ اْلمُقَدَّمِ اَلْحَبِيْبِ مُحَمَّدِ ابْنِ عَلِىْ بَا عَلَوِى رَضِىَ اللهُ عَنْهُ وَاُصُوْلِهِ وَفُرُوْعِهِ وَذَوِى اْلحُقُوْقِ عَلَيْهِ اَجْمَعِيْنَ الفاتحة....

اَلْفَاتِحَةَ اِلَى حَضْرَةِ سَيِّدِالشَّرِيْفِ سَيْفْ عَلْوِى بِنْ مُحَمَّدْ مِصْبَاحْ اِبْنِ مُحَمَّدْ عَلِيْ حَسَنْ اِبْنِ اَحْمَدْ زَكَرِيَّا اِبْنِ مُحَمَّدْ شَرِيْفْ عَظْمَتْ خَانْ بَا عَلَوِى اَلْحُسَيْنِى اَطَالَ اللهُ عُمْرَهُ فِى صِحَّةٍ وَعَافِيَةٍ وَبَرَكَةٍ وَاجْعَلْهُ وَاَهْلَهُ وَمُرِيْدَهُ مِنْ اَهْلِ لآاِلهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ وَمِنْ اَهْلِ نِظَامِ الصَّلَوَاتِ عَلَى النَّبِيِّ وَمِنْ اَهْلِ السَّلَامَةِ وَالسَّعَادَةِ وَاْلكَرَامَةِ وَاْلعَافِيَةِ وَاْلعِلْمِ وَاْليَقِيْنِ وَاجْعَلْهُمْ مِنَ الصَّالِحِيْنَ الْمُطْمَئِنِّيْنَ الشَّاكِرِيْنَ الشَّاهِدِيْنَ الْمُقَرَّبِيْنَ اْلمُجَاهِدِيْنَ اْلمُخْلَصِيْنَ بِرَحْمَةِ اللهِ وَكَرَامِهِ الفاتحة

CABANG IMAN

“Iman itu ada 70 cabang lebih, paling tingginya adalah ucapan laa ilaaha illallah dan paling rendahnya adalah menyingkirkan gangguan di jalan, dan sifat malu merupakan cabang dari iman” (terjemah Hadits Riwayat Imam Muslim no.35,58)

MASALAH GIBAH

Berkata Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah " Orang yang membantah ahli bidah adalah mujahid”

Berkata sebagian ulama:

Senin, 17 Januari 2011

SIFAT WAJIB BAGI ALLAH SWT

1. Wujud : Artinya Ada
Yaitu tetap dan benar yang wajib bagi zat Allah Ta’ala yang tiada disebabkan dengan sesuatu sebab. Maka wujud ( Ada ) – disisi Imam Fakhru Razi dan Imam Abu Mansur Al-Maturidi bukan ia a’in maujud dan bukan lain daripada a’in maujud , maka atas qaul ini adalah wujud

Minggu, 16 Januari 2011

Ajaran Tasawuf dalam Puji-pujian Menjelang Shalat Fardlu

06/12/2010

Puji-pujian didendangkan di mushalla, langgar atau masjid merupakan nyanyian puitis yang bernuansa keagamaan. Puji-pujian tersebut biasanya didendangkan  bersama-sama  oleh  para  jemaah menjelang shalat Subuh, Dzhur, Ashar, Maghrib atau  Isya sembari menanti

JAUHILAH GOLONGAN SALAFIYYAH WAHHABIYYAH CIRI-CIRI GOLONGAN SALAFIYYAH WAHHABIYYAH

AQIDAH

1.Membahagikan Tawhid kepada 3 Kategori

Sabtu, 15 Januari 2011

Meretas Hermeneutika yang Demokratis

Oleh: Tri Wibowo BS • 3 September 2009 jam 22:34
Ulasan atas buku “Pemikiran Progresif Dalam Kajian al-Qur’an”, karya Dr. Dr Nur Kholis Setiawan.

ASWAJA

Faham Ahlus Sunnah wal Jama'ah 
Dr. KH. Said Aqil Siradj, MA, at, all.; 19.800
Di antara enam agama besar di dunia, Islam tergolong agama dakwah. Agama dakwah yang dimaksud adalah agama yang di dalamnya

pidato rois aam muktamar NU-32

PIDATO ROIS AM
Pidato Rois Am dalam Pembukaan Muktamar ke-32
Selasa, 23 Maret 2010

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

HATI-HATI GERAKAN WAHABI DI INDONESIA

Gerakan Wahabi di Indonesia dicurigai membawa misi untuk menghancurkan dan menguasai, baik teritori mahupun ekonomi.

KH Abdullah bin Nuh

Ulama Besar NU Bogor Segera Ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional Senin, 16 Agustus 2010 10:33 Bogor, NU Online Ulama besar Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bogor, Jawa Barat, KH R Abdullah bin Nuh, segera

bid'ah yang muter versi wahabi

1.Bedakan Antara bidah secara bahasa dan bandingkan bidah di dalam Agama(Syari)jangan menyamaratakan keduanya ke dalam bidah

فالبدعة إذن عبارة عن طريقة في ...الدين مخترعة تضاهي الشرعية

"Bidah Adalah sebuah istilah tentang tata cara dalam agama yang sengaja dibuat dan menyerupai syariat"[Al-Ithisom]

Berburu LQ (Lailatul Qadar)

Berburu Lailatul Qadar 25/09/2007
<span>Lailatul Qadar adalah malam yang agung di antara sekian malam di bulan suci Ramadhan. Tidak disebutkan kapankah malam itu terjadi

sisi sufi gusdur

KH.M. Luqman Hakim
Kharisma Gus Dur, setelah wafatnya, ternyata melebihi realitas kehidupannya. Keharuman spiritual yang eksotis, begitu lekat dan fenomenal. Hal ini tentu berhubungan dengan  kondisi sosiologis masyarakat NU yang seringkali membuat standar maqom spiritual

abuya dimyati

KH Muhammad Dimyati atau dikenal dengan Abuya Dimyati adalah sosok yang kharismatis. Beliau dikenal sebagai pengamal tarekat Syadziliyah dan melahirkan banyak santri berkelas. Mbah Dim begitu orang memangilnya. Nama lengkapnya

Muhammad Dimyati bin Syaikh Muhammad  Amin. Dikenal sebagai ulama yang sangat kharismatik. Muridnya ribuan dan tersebar hingga mancanegara.Abuya dimyati orang Jakarta biasa menyapa, dikenal sebagai sosok yang sederhana dan tidak kenal menyerah. Hampir seluruh kehidupannya didedikasikan untuk ilmu dan dakwah.
Menelusuri kehidupan ulama Banten ini seperti melihat warna-warni dunia sufistik. Perjalanan spiritualnya dengan beberapa guru sufi seperti Kiai Dalhar Watucongol. Perjuangannya yang patut diteladani. Bagi masyarakat Pandeglang Provinsi Banten Mbah Dim sosok sesepuh yang sulit tergantikan. Lahir sekitar tahun 1925 dikenal pribadi bersahaja  dan penganut tarekat yang disegani.
Abuya Dimyati juga kesohor sebagai guru pesantren dan penganjur ajaran Ahlusunah Wal Jama’ah. Pondoknya  di Cidahu, Pandeglang, Banten tidak pernah sepi dari para tamu maupun pencari ilmu. Bahkan menjadi tempat rujukan santri, pejabat hingga kiai. Semasa hidupnya, Abuya Dimyati dikenal sebagai gurunya dari para guru dan kiainya dari para kiai. Masyarakat Banten menjuluki beliau juga sebagai pakunya daerah Banten. Abuya Dimyati dikenal sosok ulama yang mumpuni. Bukan saja mengajarkan ilmu syari’ah tetapi juga menjalankan kehidupan dengan pendekatan tasawuf. Abuya dikenalsebagai penganut  tarekat Naqsabandiyyah Qodiriyyah.
Tidak salah kalau sampai sekarang telah mempunyai ribuan murid. Mereka tersebar di seluruh penjuru tanah air bahkan luar negeri. Sewaktu masih hidup , pesantrennya tidak pernah sepi dari  kegiatan mengaji. Bahkan Mbah Dim mempunyai majelis khusus yang namanya Majelis Seng. Hal ini diambil Dijuluki seperti ini karena tiap dinding dari tempat pengajian sebagian besar terbuat dari seng. Di tempat ini pula Abuya Dimyati menerima tamu-tamu penting seperti pejabat pemerintah maupun para petinggi negeri. Majelis Seng inilah yang kemudian dipakainya untuk pengajian sehari-hari semenjak kebakaran hingga sampai wafatnya.
Lahir dari pasangan H.Amin dan Hj. Ruqayah sejak kecil memang sudah menampakan kecerdasannya dan keshalihannya. Beliau belajar dari satu pesantren ke pesantren seperti Pesantren Cadasari, Kadupeseng Pandeglang. Kemudian ke pesantren di Plamunan hingga Pleret Cirebon.
Abuya berguru pada ulama-ulama sepuh di tanah Jawa. Di antaranya Abuya Abdul Chalim, Abuya Muqri Abdul Chamid, Mama Achmad Bakri (Mama Sempur), Mbah Dalhar Watucongol, Mbah Nawawi Jejeran Jogja, Mbah Khozin Bendo Pare, Mbah Baidlowi Lasem, Mbah Rukyat Kaliwungu dan masih banyak lagi. Kesemua guru-guru beliau bermuara pada Syech Nawawi al Bantani. Kata Abuya, para kiai sepuh tersebut adalah memiliki kriteria kekhilafahan atau mursyid sempurna, setelah Abuya berguru, tak lama kemudian para kiai sepuh wafat.
Ketika mondok di Watucongol, Abuya sudah diminta untuk mengajar oleh Mbah Dalhar. Satu kisah unik ketika Abuya datang pertama ke Watucongol, Mbah Dalhar memberi kabar kepada santri-santri besok akan datang ‘kitab banyak’. Dan hal ini terbukti mulai saat masih mondok di Watucongol sampai di tempat beliau mondok lainya, hingga sampai Abuya menetap, beliau banyak mengajar dan mengorek kitab-kitab. Di pondok Bendo, Pare, Abuya lebih di kenal dengan sebutan ‘Mbah Dim Banten’. Karena, kewira’i annya di setiap pesantren yang disinggahinya selalu ada peningkatan santri mengaji.

Jalan Spritual

Dibanding dengan ulama kebanyakan, Abuya Dimyati ini menempuh jalan spiritual yang unik. Dalam setiap perjalanan menuntut ilmu dari pesantren yang satu ke pesantren yang lain selalu dengan kegiatan Abuya mengaji dan mengajar. Hal inipun diterapkan kepada para santri. Dikenal sebagai  ulama yang komplet karena tidak hanya mampu mengajar kitab tetapi juga dalam ilmu seni kaligrafi atau khat. Dalam seni kaligrafi ini, Abuya mengajarkan semua jenis kaligrafi seperti khufi, tsulust, diwani, diwani jally, naskhy dan lain sebagainya. Selain itu juga sangat mahir dalam ilmu membaca al Quran.

Bagi Abuya hidup adalah  ibadah. Tidak salah kalau KH Dimyati , Kaliwungu, Kendal Jawa Tengah pernah berucap bahwa belum pernah seorang kiai yang ibadahnya luar biasa. Menurutnya selama berada di kaliwungu tidak pernah menyia-nyiakan waktu. Sejak pukul 6 pagi usdah mengajar hingga jam 11.30. setelah istirahat sejenak selepas Dzuhur langsung mengajar lagi hingga Ashar. Selesai sholat ashar mengajar lagi hingga Maghrib.  Kemudian wirid hingga Isya. Sehabis itu mengaji lagi hingga pukul: 24 malam. Setelah itu melakukan qiyamul lail hingga subuh.
Di sisi lain ada sebuah kisah menarik. Ketika bermaksud mengaji di KH Baidlowi, Lasem. Ketika bertemu dengannya, Abuya malah disuruh pulang. Namun Abuya justru semakin mengebu-gebu untuk menuntut ilmu. Sampai akhirnya kiai Khasrtimatik itu menjawab, “Saya tidak punya ilmu apa-apa.” Sampai pada satu kesempatan, Abuya Dimyati memohon diwarisi thariqah.  KH Baidlowio pun menjawab,” Mbah Dim, dzikir itu sudah termaktub dalam kitab, begitu pula dengan selawat, silahkan memuat sendiri saja, saya tidak bisa apa-apa, karena tarekat itu adalah sebuah wadzifah yang terdiri dari dzikir dan selawat.”  Jawaban tersebut justru membuat Abuya Dimyati penasaran. Untuk kesekian kalinya dirinya memohon kepada KH Baidlowi. Pada akhirnya Kiai Baidlowi menyuruh Abuya untuk solat istikharah. Setelah melaksanakan solat tersebut sebanyak tiga kali, akhirnya Abuya mendatangi KH Baidlowi yang kemudian diijazahi Thariqat Asy  Syadziliyah.
Dipenjara Dan Mbah DalharMah Dim dikenal seagai salah satu orang yang sangat teguh pendiriannya. Sampai-sampai karena keteguhannya ini pernah dipenjara pada zaman Orde Baru. Pada tahun 1977 Abuya sempat difitnah dan dimasukkan ke dalam penjara. Hal ini disebabkan Abuya sangat berbeda prinsip dengan pemerintah ketika terjadi pemilu tahun tersebut. Abuya dituduh menghasut dan anti pemerintah. Abuya pun dijatuhi vonis selama enam bulan. Namun empat bulan kemudian Abuya keluar dari penjara.
Ada beberapa kitab yang dikarang oleh Abuya Dimyati. Diantaranya adalah Minhajul Ishthifa. Kitab ini isinya menguraikan tentang hidzib nashr dan hidzib ikhfa. Dikarang pada bulan Rajab H 1379/ 1959 M. Kemudian kitab Aslul Qodr yang didalamya khususiyat sahabat saat perang Badr. Tercatat pula kitab Roshnul Qodr isinya menguraikan tentang hidzib Nasr. Rochbul Qoir I dan II yang juga sama isinya yaitu menguraikan tentang hidzib Nasr.
Selanjutnya kitab Bahjatul Qooalaid, Nadzam Tijanud Darori. Kemudian kitab tentang tarekat yang berjudul Al Hadiyyatul Jalaliyyah didalamnya membahas tentang tarekat Syadziliyyah. Ada cerita-cerita menarik seputar Abuya dan pertemuannya dengan para kiai besar. Disebutkan ketika bertemu dengen Kiai Dalhar Watucongol Abuya sempat kaget. Hal ini disebabkan selama 40 hari Abuya tidak pernah ditanya bahkan dipanggil oleh Kiai Dalhar. Tepat pada hari ke 40 Abuya dipanggil Mbah Dalhar. “Sampeyan mau jauh-jauh datang ke sini?” tanya kiai Dalhar. Ditanya begitu Abuya pun menjawab, “Saya mau mondok mbah.” Kemudian  Kiai Dalhar pun berkata,” Perlu sampeyan ketahui, bahwa disini tidak ada ilmu, justru ilmu itu sudah ada pada diri sampeyan. Dari pada sampeyan mondok di sini buang-buang waktu, lebih baik sampeyan pulang lagi ke Banten, amalkan ilmu yang sudah ada dan syarahi kitab-kitab karangan mbah-mbahmu. Karena kitab tersebut masih perlu diperjelas dan sangat sulit dipahami oleh orang awam.”Mendengar jawaban tersebut Abuya Dimyati menjawab, ”Tujuan saya ke sini adalah untuk mengaji, kok saya malah disuruh pulang lagi? Kalau saya disuruh mengarang kitab, kitab apa yang mampu saya karang?” Kemudian Kiai Dalhar memberi saran,”Baiklah, kalau sampeyan mau tetap di sini, saya mohon ajarkanlah ilmu sampeyan kepada santri-santri yang ada di sini dan sampeyan jangan punya teman.” Kemudian Kiai Dalhar memberi ijazah tareqat Syadziliyah kepada Abuya.
Namun, Kini, waliyullah itu telah pergi meninggalkan kita semua. Abuya Dimyati tak akan tergantikan lagi. Malam Jumat pahing, 3 Oktober 2003 M/07 Sya’ban 1424 H, sekitar pukul 03:00 wib umat Muslim, khususnya warga Nahdlatul Ulama telah kehilangan salah seorang ulamanya, KH. Muhammad Dimyati bin KH. Muhammad Amin Al-Bantani, di Cidahu, Cadasari, Pandeglang, Banten dalam usia 78 tahun.
Oleh: Nurul Huda

DIALOG USTADZ SALAFY VS "ANAK BAU KENCUR" TENTANG SHOLAWAT, DO'A, DAN DZIKIR BID'AH

Pada bulan Desember 2009, organisasi al-Irsyad Jember mengadakan pelatihan akidah Syi'ah selama lima hari. Di antara pembicaranya adalah seorang tokoh Wahhabi dari Malang, Agus Hasan Bashori Lc, M.Ag, yang dikenal dengan Ustadz Abu Hamzah. Ia dikenal dengan

Kamis, 13 Januari 2011

KESESATAN PAHAM WAHABI

 Kesesatan yg dmksd jdul diatas adlh kekeliruan2 yg bsa berdampak pd penyimpangan aqidah.Meskipun bgtu, ulama mengajarkan kt utk ttap mengakui org2 wahabi sbg

Sabtu, 08 Januari 2011

MISI TERSELUBUNG DIBALIK ALIRAN WAHABIYAH. WASPADALAH

Pada tahun 1800 seluruh Jazirah Arab telah dikuasai. Dan keamiran pun berubah menjadi kerajaan Saudi Arabia. Untuk kesekian kalinya kita dibuat kagum sekaligus benci. Dua sikap psikologis itu beradu. Kita kagum karena lagi-lagi mayoritas muslim dapat menjaga persatuan dalam menghadapi imperialis Inggris yang berusaha menguasai berbagai wilayah-wilayah Arab. Kita juga benci karena lagi-lagi Salafisme

gusdur tidak pernah di baptis

Tokoh agama Kristen di Sulawesi Tengah Pendeta Rinaldy Damanik mengatakan bahwa mantan Presiden RI KH Abdurahman Wahid (Gus Dur) tidak pernah dibaptis seperti diisukan beberapa waktu lalu.

Jumat, 07 Januari 2011

nabi khidir

الحافظ السبكي: مجالسة الإمام الشافعي لسيدنا الخضر

عليه السلام

قال الإمام الحافظ السبكي رضي الله عنه في كتابه (( طبقات الشافعية الكبرى )) ج2ص243 ما نصُّه:
[[ قال البيهقي في (( كتاب المدخل )):أخبرنا أبو عبد الله الحافظ، أخبرني أبو عبد الله الزُّبير بن عبد الواحد الحافظ الأَسَدابَاذِيّ، قال: سمعت أبا سعيد محمد بن عُقَيل الفرْيابيّ، يقول: قال المُزَنِيّ، أو الربيع: كنا يوما عند الشافعيّ، بين الظهر والعصر، عند الصَّحْن في الصُّفَّة، والشافعيّ قد استند، إما إلى الأُسْطُوانة، وإما قال غيرها، إذ جاء شيخ عليه جُبَّة صوف، وعمامة صوف، وإزار صوف، وفي يده عُكَّازة، قال: فقام الشافعيّ، وسوَّى عليه ثيابَه، واستوى جالساً، قال: وسلَّم الشيخ، وجلس، وأخذ الشافعيّ ينظر إلى الشيخ هَيْبَةً له؛
إذ قال له الشيخ: أَسْألُ؟
قال الشافعيّ: سَلْ.
قال: إيش الحُجَّة في دين الله؟
فقال الشافعيّ: كتابُ الله.
قال: وماذا؟
قال: وسنّة رسول الله صلى الله عليه وسلم.
قال: وماذا؟
قال: اتِّفاق الأمَّة.
قال: مِن أين قلتَ اتِّفاق الأمَّة؟
قال: مِن كتاب الله.
قال: مِن أين في كتاب الله؟
قال: فتدبَّر الشافعيّ ساعة.
فقال الشيخ: قد أجَّلتُكَ ثلاثة أيَّام ولياليها، فإن جئتَ بحجَّةٍ من كتاب الله في الاتِّفاق، وإلا تُبْ إلى الله عز وجل.
قال: فتغيَّر لون الشافعيّ، ثم إنه ذهب، فلم يخرج ثلاثة أيَّام ولياليهنّ.
قال: فخرج إلينا في اليوم الثالث، في ذلك الوقت، يعني بين الظهر والعصر، وقد انتفخ وجهُه ويداه ورجلاه، وهو مِسْقام، فجلس، قال: فلم يكن بأسرع من أن جاء الشيخ، فسلَّم، وجلس؛
فقال: حاجتي.
فقال الشافعيّ: نعم، أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، بسم الله الرحمن الرحيم، قال عز وجل: { ومن يُشاقق الرسول من بعد ما تبين له الهدى ويتبع غير سبيل المؤمنين نوله ما تولى ونصله جهنم وساءت مصيرا } لا نُصْليه على خلاف المؤمنين إلا وهو فرض.
فقال: صدقتَ، وقام، وذهب.
قال الفِرْيَابِي: قال المُزَنِيّ، أو الربيع:قال الشافعيّ: لما ذهب الرجل، قرأت القرآن في كل يوم وليلة ثلاثة مرات، حتى وقفت عليه.

قلت– القائل الحافظ السبكي -:إن ثبتتْ هذه الحكاية،فيمكن أن يكون هذا الشيخ الخِضْر عليه السلام؛ وقد فهمه الشافعي حين أجَّله، واستمع له، وأصغى لإغلاظه في القول، واعتمد إشارَته. وسند هذه الحكاية صحيحٌ، لا غُبار عليه. ]]. انتهى بنصِّه

imam syafi'i tentang tahlil dan sejenisnya 2

MUQADDIMAH

Masyarakat muslim Indonesia adalah mayoritas penganut madzhab Imam Syafi’i atau biasa disebut sebagai Syafi’iyah (penganut Madzhab Syafi’i). Namun, sebagain lainnya ada yang tidak bermadzhab Syafi’i. Di Indonesia, Tahlilan banyak dilakukan oleh penganut Syafi’iyah

imam syafi'i tentang tahlil dan sejenisnya

Tahlilan merupakan sebuah majelis yang berisi dzikir-dzikir yang masyru’, do’a, shalawat serta pembacaan al-Qur’an yang bertujuan untuk merahmati mayyit dengan pahala yang dihadiahkan kepada mayyit. Sangatlah tidak mungkin apabila Imam kita yakni Imam asy-Syafi’i

APA KATA PEMIMPIN TENTANG ISLAM

1. Lawrence Braoun berkata: “Apabila bangsa Arab sebagai basis umat Islam dan negara-negara Islam seluruh dunia bersatu, maka mereka akan membahayakan kita dan seluruh dunia. Kalau mereka tetap berpecah belah, mereka tidak punya arti dan kekuasaan

Minggu, 02 Januari 2011

KEJANGGALAN KAUM SALAFI & WAHABI DALAM BERDALIL

Iklil Wajih
Berargumen dengan dalil adalah merupakan suatu keharusan dalam menetapkan suatu kesimpulan hukum di dalam agama, terlebih lagi yang menyangkut urusan ibadah. Menurut kesepakatan para ulama, dalil yang dapat dijadikan dasar pelaksanaan suatu amalan di dalam

MENGENAL BID'AH

Al Allamah Asy Syaikh Abdurrahman bin Nashir As Sa`di rahimahullah memaparkan tentang bid`ah : "Bid`ah adalah perkara yang diada-adakan dalam agama. Sesungguhnya agama itu adalah apa yang datangnya dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam sebagaimana termaktub